Showing posts with label Story of mine. Show all posts
Showing posts with label Story of mine. Show all posts

Monday, November 10, 2008

Hari Pertama Kembali Ke Kantor

Hari ini adalah hari pertama aku kembali bekerja setelah cuti menikah sejak tanggal 23 Oktober lalu. Ada rasa enggan bangun tadi pagi karena selama libur, aku bisa tidur lagi setelah sholat Subuh. Ada rasa berdebar juga, karena penampilanku sedikit berbeda. Alisku kecil bekas dicukur yang membuatku tidak pede. Di samping itu rambutku sekarang berponi karena bagian depan rambutku dipotong saat disanggul di hari pernikahanku. Menurut teman-teman aku kelihatan lebih fresh dengan poni, syukurlah, karena aku sempat tidak pede juga awalnya.
Beberapa teman memberi selamat karena mereka tidak bisa hadir saat hari pernikahanku.
Pekerjaanku tidak terlalu bertumpuk karena Endah menhandle semua pekerjaanku sebagaimana yang aku lakukan juga saat Endah cuti panjang. Praktis hari ini aku tidak sibuk dan lebih banyak meluangkan waktu untuk mengobrol dengan teman-temanku.

Monday, October 27, 2008

Our Wedding Day

Kemarin, hari pernikahan kami telah kami lalui dengan selamat, Alhamdulillah segala sesuatunya berjalan baik meskipun tidak bisa dibilang sempurna.

Pukul 5 pagi aku bangun kemudian sholat Shubuh. Hari itu aku sudah tidak melakukan pekerjaan apa-apa. Pukul 6.30, aku mulai dirias. Sebelumnya aku sudah sarapan dan minum vitamin. Mbak Ipah yang meriasku cukup cekatan, sehingga pukul 9 pagi, aku sudah siap.

Rombongan pengantin pria tiba tepat waktu, sebelum pukul 9 pagi.

Entah kenapa aku gugup sekali, semoga hal itu wajar mengingat hari ini adalah momen bersejarah dalam hidupku.

Ketika aku keluar dari kamar rias menuju meja di mana akad nikah akan dilaksanakan, seluruh hadirin telah siap dan tinggal menungguku. Aku semakin gugup, sehingga aku begitu takut tidak bisa mengendalikan diri dan pingsan. Tak henti aku berdzikir dalam hati mohon ketenangan kepada Allah.

Kelihatannya Abang juga tak kalah gugup, ketika Penghulu membimbingnya membaca Ijab Qobul, ia tidak mengucapkannya dengan tepat. Syukurlah, ketika tiba saatnya harus membaca Ijab Qobul, Abang bisa membacanya dengan lancar tanpa harus diulang. Para hadirin terdengar menghela nafas lega. Hal itu sebenarnya terasa sedikit lucu buatku, karena ternyata para hadirin juga jadi ikut tegang menanti pembacaan Ijab Qobul Abang.

Aku senang sahabat-sahabatku bisa hadir saat Akad Nikah, aku senang di saat penting ini mereka bersedia mendampingiku.

Setelah Akad Nikah, acara syukuran juga berjalan baik, meskipun hujan turun cukup deras. Bahkan ada sedikit insiden, tenda yang berada tepat di depan organ tunggal jebol karena terlalu berat menahan air hujan. Tapi syukurlah kejadian itu tidak menimbulkan celaka. Selebihnya acara berjalan lancar, para tamu kelihatan menikmati hidangan dan juga cukup santai ngobrol-ngobrol. Bahkan Fahmi sahabat adikku dan Reza teman baikku sejak SMA menyumbang lagu indah untuk kami.
Di undangan kami jadwalkan acara berjalan pukul 11.00 - 14.00, tapi prakteknya acara baru berakhir pukul 16.00.

Kami semua lega bahwa tidak ada halangan yang berarti sepanjang berjalannya acara.

Malam harinya, Aku dan Abang sholat Tahajjud bersama sebagai wujud rasa syukur kami kepada Allah swt, Alhamdulillah.

Saturday, October 25, 2008

One Day Befor My Wedding

Besok adalah salah satu hari terpenting dalam hidupku, aku akan menikah. Dan hari ini cukup membuatku tegang, mengingat segala sesuatunya harus beres hari ini. Aku adalah calon pengantin yang merangkap event organizer, so semakin dekat hari H, kepalaku semakin pusing setiap kali mendengar ada ini dan itu yang belum beres.
Belum lagi Abang, calon suamiku, kemarin gusinya bengkak, sehingga pipi kanannya kelihatan sedikit menggembung. Hari ini aku tidak bertemu Abang, tapi beberapa kali aku menelepon memastikan bahwa besok pipinya tidak bengkak sebelah, karena akan sangat mengganggu pemandangan di foto-foto pernikahan kami besok.
Hari ini dan kemarin aku berpuasa, tapi bukannya makan saat berbuka di waktu maghrib, aku baru makan sekitar jam 8.30 malam. Aku rasanya kehilangan rasa lapar.
Beruntung, seorang sepupuku yang biasa aku sebut dengan panggilan Kuti, tadi menggiringku ke kamar dan memijat badanku, kebetulan beliau ini pandai memijat. Jadi selama sekitar 30 menit aku bisa melupakan sejenak urusan-urusan yang belum beres, dan menikmati pijitan Kuti.
Sebentar lagi aku akan tidur, meskipun rasanya sulit memejamkan mata. Tapi kalau kurang istirahat, besok kondisiku akan buruk, jadi aku paksakan untuk tidur, dan meyakinkan diri bahwa everything's gonna be fine.

Tuesday, October 21, 2008

MeNYeBaR uNDaNGaN

Kemarin kami disibukkan dengan penyebaran undangan. Target kami adalah undangan sudah tersebar semua selambat-lambatnya hari ini, mengingat hari ini adalah H-5. Abang mengantar undangan2 ke beberapa teman kami, dan Papaku cuti khusus untuk ke kantor pos untuk mengirimkan undangan-undangan ke teman-temannya dan saudara-saudara kami. Mamaku membagikan undangan kepada tetangga-tetangga kami. Sedangkan aku sendiri kemarin berkeliling kantorku untuk membagikan undangan kepada rekan-rekan sekantorku. Hari ini pun masih ada beberapa undangan yang belum diantar atau diposkan, tapi harus selesai semua hari ini.
Hari ini aku menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang tertunda, bersih-bersih mejaku, dan menitipkan pekerjaanku pada salah satu rekan kerjaku, Endah. Semua pekerjaanku akan diambil alih olehnya selama aku cuti, tanggal 23 Oktober sampai dengan 7 November. Aku akan kembali aktif bekerja lagi tanggal 10 November.
Sejujurnya, momen-momen menjelang pernikahanku ini sebenarnya cukup membuatku tegang. Tapi kami semua berusaha rileks, hal-hal yang kurang sempurna kami tanggapi dengan santai tapi tetap mencari solusi. Contohnya, ada sedikit kesalahan pada undangan kami. Nama lengkap kami tidak tertera pada undangan. Sebenarnya hal itu cukup mengganggu, tapi dari pada kami berkeluh kesah dan menggerutu atau mengomel, aku print nama lengkap kami berdua, kami gunting dan kami tempel di sebelah kanan bawah undangan kami. Model hurufnya kami sesuaikan dengan huruf pada undangan kami. Hasilnya not bad. Yuli, salah seorang sahabatku pada saat pertama kali melihat undangan tersebut tidak 'ngeh' bahwa nama lengkap kami itu adalah tempelan. Tapi ya kami jadi dapat pekerjaan tambahan menempel 400 buah undangan, alamak! Rumah kami penuh dengan potongan-potongan kertas. Kami 'lembur' sampai pukul 1 dini hari. Dan keesokan harinya kantung mataku tebal karena kurang tidur. Tapi kami tidak mengeluh kok, kami bersyukur bahwa sejauh ini tidak ada hambatan yang berarti, semoga ke depannya juga acara kami berjalan lancar, amiin.

Friday, October 17, 2008

Kartu Undangan

Kemarin sore kartu undangan kami siap dan bisa diambil di percetakan. Berdebar-debar rasanya menjelang kami mengambilnya, karena kami tidak sempat melihat hasil akhirnya. Sebenarnya kami juga yang salah, karena kami memesan undangannya pada saat libur lebaran. Dan sesuai dengan budaya orang yang berdomisili di Jakarta, saat lebaran hampir semua orang mudik, begitu juga dengan para pegawai percetakan di mana kami memesan.
Awalnya, kami memilih sebuah undangan berpita. Sebenarnya saya ingin model yang simple, tapi karena tidak menemukan contoh yang menarik, maka kami pilih salah satu undangan berpita yang contohnya terpampang di percetakan tersebut, yang juga cukup manis bagi kami, dilengkapi dengan terjemahan ayat Alqur'an dan puisi. Dan yang membuat kami panas dingin adalah, percetakan meragukan undangan kami itu bisa selesai pada waktunya, karena perlu waktu untuk melem pita dan lain-lain, sehubungan dengan para karyawannya yang belum kembali dari mudik lebaran.
Alhamdulillah, seorang teman papaku mengirimkan undangan pernikahan anaknya. Undangannya sangat simple, hanya terdiri dari satu lembar, terbungkus amplop, tanpa pita. Dan kami suka karena menurut kami idenya 'boleh juga', undangannya beda dari undangan pada umumnya, tidak berpanjang-panjang kata, cukup informasi yang diperlukan saja. Lalu kami bergegas menuju percetakan, memperlihatkan contoh undangan yang kami punya, dan kami harap bisa selesai lebih cepat dari pada undangan yang kami pesan sebelumnya. Kami bersyukur, orang percetakan menyanggupi dengan model yang simple itu, bisa selesai jauh lebih cepat. Dan ternyata, undangan selesai dalam waktu 5 hari. Tapi, untuk mempercepat prosesnya, kami tidak sempat lagi mengecek apakah ada kesalahan.
Dan kemarin sore, aku cukup lega. Walaupun undangan itu tidak sempurna, kesalahannya sangat minim dan tidak begitu penting', yaitu di amplop tertulis 'Yang terhaormat', seharusnya 'Yang terhormat'. Selebihnya - nama pengantin, nama orang tua, alamat rumah dan tanggal pernikahan - tidak ada kesalahan.

Wednesday, October 15, 2008

Persiapan Pernikahan

Sebelas hari lagi insya Allah adalah hari pernikahanku. Segala sesuatunya sedang dipersiapkan, ada yang sudah beres dan ada yang belum.
Sesuai rencana semula, akad nikah akan dilaksanakan pukul 9 pagi, dilanjutkan dengan syukuran pernikahan jam 11 pagi hingga jam 2 siang. Dan seperti yang telah kami rencanakan pula, acara pernikahan kami ini kami laksanakan secara sederhana di rumah. Undangan tidak terlalu banyak, hanya sanak saudara dan beberapa teman dekat plus teman kantor kami.
Surat-surat ke KUA dan penghulu sudah diurus langsung oleh Abang.
Untuk rias pengantin, pelaminan, peralatan makan, tenda, kursi dan AC, kami menggunakan jasa Mbak Ipah yang direkomendasikan oleh Bu Tuti, teman baik mamaku.
Karena rumah dan halaman rumahku tidak begitu luas, maka kami menggunakan halaman keluarga Pak Parman, tetangga depan rumah kami untuk seluruh acara, Alhamdulillah tetangga kami yang baik itu mengijinkan, semoga Allah membalas kebaikan hatinya.
Tetangga kami yang lain, keluarga Pak Hasan akan membantu kami untuk mengurus ijin dari PLN karena kami membutuhkan 3 pass listrik untuk keperluan AC. Dan tetangga kami yang lain lagi, Pak Romli, akan mengurus soal parkir para undangan, karena lokasi rumah kami di jalan kecil, tidak bisa dipergunakan untuk parkir.
Untuk urusan masakan, bude dan tanteku yang akan handle, mamaku tidak ingin menggunakan jasa katering, walaupun aku sudah ngotot dengan alasan lebih praktis. Sedangkan untuk kue-kue dan buah-buahan, aku minta bantuan salah seorang sahabatku, Yuli. Pamanku yang punya restoran bakso di depan Stasiun Cakung akan menyediakan bakso sebagai salah satu hidangan.
Kartu undangan masih dalam pengerjaan, mudah-mudahan bisa selesai sebelum tanggal 18 Oktober 2008.
Untuk souvenir, aku mendapat hadiah parfum dari kawan-kawan kantor - thanks so much to Mbak Audry & Mbak Rita - aku tinggal menyediakan botol-botol kecilnya saja.
Demikianlah dukungan dan bantuan dari keluarga, tetangga dan teman-teman tercinta, semoga Allah membalas kebaikan dan keikhlasan merekadengan berkah yang banyak. Dan semoga akad nikah kami berjalan lancar dan khidmat, demikian juga acara syukuran pernikahan kami lancar dan berkenan di hati para undangan. Amiin.

Wednesday, July 25, 2007

Ke LuaR NeGRi

Dulu pernah ada satu pertanyaan yang dilontarkan mantan bossku, beliau nanya apa aku pernah ke luar negri. Berhubung belum pernah, ya aku jawab belum pernah. Lalu apa komentarnya? Beliau bilang, "Udah umur segitu belum pernah ke luar negri?" Kasar? Enggak juga sih, secara yang beliau bilang itu betul, emang aku belum pernah ke luar negri.

Kenapa tiba-tiba aku bicara soal "Pergi ke luar negri"? Karena temanku, Gina baru aja balik dari jalan-jalan ke Singapore dan Malaysia, ah senangnyaaa... Tiba-tiba ya jadi keinget aja sama pertanyaan bossku itu hehehe... Gina bilang, Singapore dan Malaysia itu nggak terlalu besar compare to Jakarta, tapi kotanya bersih dan teratur, beda banget sama Jakarta. Sampe-sampe membuat Gina and the gang jadi terbengong-bengong. Reaksiku juga pasti seperti itu seandainya aku ikut :)

Aku jadi inget, dulu aku dan Gina suka berencana (or berkhayal?) kalo suatu hari nanti kami bisa bener-benar pergi ke Italia. Buat kami, Italia itu our dreamland. Italia dengan bahasa dan kulturnya telah benar-benar membuat kami jatuh cinta!

Gina udah membuat selangkah lebih maju, udah mengunjungi Singapore dan Malaysia, ke luar negri gitchu, sementara aku belum. But, however, impian itu masih ada. Pergi ke Italia itu masih jadi impianku. Biarpun sampe sekarang rasanya masih jauh dari kenyataan, tapi harapan itu tetep ada :)

Monday, July 23, 2007

'KeMBaLi' Ke JaLaN MaDRaSaH

Sabtu pagi dua hari yang lalu aku dan mamaku main ke Jalan Madrasah, lokasi rumahku dulu (baru 23 hari aku tinggalin tapi rasanya cukup lama). Ketemu lagi dengan beberapa tetangga, menyapa sana-sini, dan akhirnya kami mampir ke rumah Mpok Mujna, tetangga sebelah rumahku (dulu). Sayang Mpok Mujna yang sehari-hari berprofesi sebagai penjual nasi uduk hari itu libur, padahal buat aku nasi uduknya adalah yang paling enak sedunia :)

Kemudian aku sempet liat mantan rumahku, alamak! Udah dicat ulang sama pemiliknya, keluarga Mpok Wani. Tapi yang bikin aku kaget bukan masalah dicat ulang, tapi warna catnya itu! Dindingnya ijo ngejreng, kusennya kuning ngejreng! Yang pertama terlintas di benakku waktu itu adalah "Gila!!! Betawi banget!!!" Hehehe... Maaf lho, bukannya memandang rendah suku Betawi yang merupakan penduduk asli tanah yang udah aku tinggali selama ini, apa lagi si Abang kan juga orang Betawi :) Cuma aku rada terkejut aja dengan cat baru rumah kami dulu. Abis itu kami sempet mampir sebentar, ternyata yang dicat ngejreng cuma bagian luarnya aja, sementara bagian dalamnya dicat ulang dengan warna yang sama dengan aslinya.

Begitulah, kunjungan kami sesaat ke Jalan Madrasah ternyata cukup meninggalkan 'kesan', terkejut maksudnya :)

Sunday, July 01, 2007

PiNDaH RuMaH

Kemaren aku resmi pindah dari rumah di Jl. Madrasah. Sedih juga sih, biar pun lingkungan di situ sekarang emang udah bikin aku gak betah, karena makin penuh en berisik.

Berhubung rumah di lokasi baru baru selesai dibangun sekitar 2 bulanan lagi, maka aku en keluarga sewa rumah gak jauh dari lokasi rumah lama.

Pindahannya lumayan heboh juga, apa lagi yang pindah gak cuma keluarga dan barang-barang, tapi kucing-kucing tentunya turut serta. Jadi kebayang deh tu sibuk dan repotnya. Pindahan yang dimulai kemaren selesai sholat Jum'at, baru selesai hari Sabtu jam 10 malem!

Tadinya aku kira aku gak bakal ngerasa sedih ninggalin rumah itu, tapi ternyata sedih juga, 22 tahun kan bukan waktu yang pendek. Diem-diem aku ngucapin terima kasih ke rumah itu karena udah melindungi aku dan keluarga selama ini dari panas dan ujan, dan kadang-kadang juga jadi saksi bisu dari kebahagiaan dan kesedihanku kala aku gak mau berbagi cerita. Dan aku juga ambil beberapa gambar sesudah rumah itu kosong, rasanya makin sedih aja, keinget gimana hangatnya suasana rumah itu biasanya, tapi kali itu kosong dan sepi. Sebelum pergi aku sempet berbisik ke rumah itu; "Mudah-mudahan pemilik kamu yang sekarang juga sayang sama kamu, bahkan bisa merawat kamu lebih baik dari pada kami... Bye bye my house..."

Tuesday, February 27, 2007

BoNuS

This year bonus can be cathegorized as 'extraordinaire', 240% is very very satisfying, hope we can keep up the good work, and get another satisfying bonus next year.

Friday, February 02, 2007

SoRPReSSa!!!

Early this morning, I was still in my pajama when a 'courier' of 'Srengseng Xpress' - just can't believe it!!! :)) - knocked at the door bringing a big package. Two pairs of lovely sandals and one pack of chocolate plus a soft pink rose wrapped in a big box were quite powerful to cheer me up in that cold rainy day. I believe it wasn't easy to prepare the whole things in such bad weather, but things you do with more effort make what you do more meaningful, right..? :P

Thursday, June 15, 2006

DReaM FouNTaiN

Tadi pagi tiba-tiba aku punya ide cool. Kalo punya rumah nanti, aku pengen pake kolam di halaman dalem, bukan kolam ikan, tapi kolam air mancur. Warnanya didominasi putih alam, seperti fountain-fountain di Italia, terus dihiasi patung kerang, ikan or angsa, aku gak mau ada patung orang, soalnya kalo malem kesannya serem aja... Terus, kolamnya bukan rendah di bawah, tapi sejajar ama kita, pinggirannya agak tinggi, mungkin sekitar 60 cm, jadi kita bisa duduk-duduk di pinggirnya. Di dalem air ada lampunya, jadi kesannya warm gitu... Terus, di deket kolam itu aku mau taro meja makan kecil and sepasang kursi, jadi kalo lagi malam bulan purnama kan bisa bikin candle light dinner sendiri di rumah... Cosi romantica...!

Monday, May 15, 2006

ALHaMDuLiLLaH...

Same with 17.5% inflation is quite OK, but I got much more than I expected before ;)
Grazie KC, grazie mia azienda!

Wednesday, February 08, 2006

2 FeBBRaio - Mio CoMPLeaNNo

Beberapa hari lalu - Feb 2 - is my birthday, so aku sengaja ambil cuti utk jalan-jalan dengan keluarga. Papa juga cuti, bener-bener surprise, soalnya biasanya dia susah diajak ikut jalan-jalan. Finally, yang pergi aku, Mama, Papa & Syukron. Berangkat dari rumah jam 10 pagi, tujuan ke Karang Bolong. Nih tempat lumayan populer, tapi believe it or not, aku belum pernah ke sana!!! Norak ya? :-)

Sampe sana sekitar lunch time, jadi kami langsung makan siang. Enak banget makan siang ditemani hembusan angin pantai. Kami makan di 'pendopo' pas di atas karang yang gak begitu besar, jadi bener-bener tanpa gangguan, apalagi hari itu kan hari kerja, jadi seluruh pantai serasa kami yang punya, sepi banget soalnya, ngapa-ngapain gak perlu antri, toilet, musholla, makan kelapa muda, main ayunan, duduk-duduk, jalan-jalan di pesisir pantai, asik banget...

Sorenya kami memandangi indahnya sunset, apa lagi hari itu cerah, jadi matahari terbenamnya bener-bener bisa dinikmati sampe tenggelam betul-betul, dilanjutkan dengan merahnya langit oleh cakrawala... Bellissimo!!!

Dari situ sempet mampir sebentar ke rumah temen sekolahnya Papa, baru pulang. Sampe rumah sekitar jam 11 malem... What a long beautiful day... Cape juga tapi happy... :-)

Wednesday, January 25, 2006

THe MaGiCWoRLD CHaRaCTeR TeST

Azzurrina sent me a character test via email. It has some questions to be answered according to our opinion. Below is the result from my test.

You Are The Grass Fragrance Type.
You have a very strong will, not dependant on other and gives an impression of being a lone ranger. You are extremely courious and sensual, living a clear-headed, modern life. At first glance you place yourself on a pedestal, and are difficult to get along. But once others talk to you they know you are easygoing. And when the relationship develops, they realise you are affable. You have an androgynous charm, which makes you popular with all genders. But you don't like your weak side to be seen. You might look cool on the surface, but beneath it all, you are really passionate. Only people who know your true self can maintain a long-lasting relationship with you.

Does it sound like me? Well, you tell me...!

Wednesday, October 05, 2005

RaMaDHaN - DaY 1

Hari ini hari pertama bulan Ramadhan, and I'm glad that kami bisa pulang jam 4 pm selama bulan Ramadhan, so it seems like aku bisa selalu buka puasa di rumah. Dan khusus hari ini - hari pertama, kami bisa pulang jam 12.00, don't be jealous yaaaaa..... :p

Kemaren aku kirim SMS ke temen-temen untuk minta maaf atas segala kesalahan sebelum mulai puasa, eh ada berita dari jauh - Balikpapan, temen kuliahku - Benny, he got married last week! Aku becandain, gak sia-sia jauh-jauh nyebrang lautan, dapet juga jodoh yang dicari... :)
C'e sempre un pensiero strano su di me quando sento un amico o un'amica fa sposato, non so, perche sono poco gialosa che loro sono molto fortunati di trovare i loro anime gemelle... Ma certo sono molto felice per loro... Spero anche di trovarlo... piu presto... :")

Wednesday, April 20, 2005

Me and my ego

These days of waiting period are torturing days for me. I'm waiting for good news from "Kakak Cheung" (Gina Cemen knows who he is, hehehe...), and it feels soooooooooo bad!!! Although I'm supported by some important persons to whom I'm very thankful, but still, I think I need good fortune. It feels like you're expecting a baby, you know you'll love the baby and you believe he's the best for you, but don't know yet if he will be born alive or dead. That's how I feel now. And when this thought cross my mind, my heart beats a lot more faster than it's normal speed, and it makes me tired.
I think I was over-estimate before - may Allah forgive me -, and as things don't go as smoothly as I thought, I feel almost depressed.
Raja Minyak told me the other day that anything happen to you is Allah's best decision for you, although it makes you sad or upset and you fell sorry for yourself. Sometimes, the things you think good for you will cause you in trouble and you don't know that before. And actually I believe that, especially when I look back to my past, what I've been through, I love my present life more than my past.
But, the human ego in me can hardly understand that. Wise man said that your ego is your biggest enemy, and he's right. Ego is the most difficult thing to be tamed. Like what I'm feeling now, if I can get along with my ego, my misery is irreasonable.
But I'm not that good in managing my ego, I still want that good news from Kakak Cheung, and I pray a lot for that. I don't mean to win my ego, not at all, but this problem will be much easier if I can manage my ego.
I know I still need some good fortune to win Kakak Cheung's trust, but I keep my hope alive. May Allah speed my pray, amen...

Tuesday, December 28, 2004

My first day with this blogger...

Lucu juga, gak ada rencana bikin blogger tadinya, malahan gak tau blogger tu apaan... Tau2 karena 2 temen dari Geng Cemen, Mbak Wida & Lely yg heboh bikin blogger malah aku jadi ikutan... Punya Lely malah belom jadi :D

Ini tulisan pertamaku, belom ada ide sebenernya, tapi kan emang aku musti tulis sesuatu...
Mudah2an tulisan2 yang akan datang lebih bagus...